Translate

Monday, 18 January 2016

Men Jomblo In Corpore Sano

entah apa yang terpikirkan di otak saya ketika waku itu. Mungkin efek saya yang terlalu lama menjadi "fakir asmara" yang menyebabkan saya ingin menjadi seorang filsuf. Yes, that's right ( baca : filsuf jomblo). Seperti era-era filsuf di jaman dahulu seperti Engels, Nietzche, Derida, Dante Alegieri, dan teman-teman sejenisnya, mereka pasti memiliki sebuah istilah-istilah yang terkenal seperti Rene Descartes dengan Cogito Ergo Sum (saya berpikir maka saya ada). berdasarkan hal teersebut saya mencoba merangsang otak saya berpikir dan berpikir ( biar keliatan mikir padahal memikirkan hal yang mesum ) hehehe, maka akhirnya saya mendapatkan pencerahan setelah bertapa selama 40 hari 40 malam di bawah pohon cabai, akhirnya munculah istilah

"Men Jomblo In Corpore Sano"
artinya : Di dalam Jomblo yang sehat, terdapat jiwa yang kuat

oleh karena maka dari itu, marilah kita menjadi jomblo yang sehat dalam berpikir dan bertindak, niscaya jodoh akan datang. Wajah boleh pas-pasan, yang penting perilaku harus positif

2016 belum punya jodoh?
#KamiTidakTakut

nb : post ini 100% untuk menyemangati diri sendiri #AkuStrong ....hehehe

-YoyokKeselakCendol-

By YKC (Yoyok Keselak Cendol)

0 comments:

Post a Comment